Karakteristik
Soal benar salah terdiri dari dua bagian yaitu bagiam pertama ada!ah alternatif jawaban benar sa!ah(B – S) yang harus dipilih oleh peserta didik, dan bagian ke dua adalah pernyataan yang harus direspon oleh peserta didik. Jika pernyataan benar menurut peserta didik maka is akan memilih jawaban benar (B), dan jika menurut peserta didik pernyataan itu salah maka is akan memilih jawaban salah (S).
Jumlah alternatif jawaban (B – S) harus sama dengan jurniah pernyataan. Ciri khusus bentuk benar salah ada!ah terbatas pada mengukur kemampuan mengidentifikasi informasi berdasarkan hubungan yang sederhana. Bentuk soar benar salah dapat juga menggunakan gambar, tabel, dan diagram.
Kemampuan yang Diukur
Bentuk soal benar salah sangat balk untuk mengukur kemampuan peserta didi yang sangat sederhana, yaitu kemampuan untuk mengidentifikasi kebenaran fakta yang disajikan dalam soak Jika fakta yang disajikan benar menurut peserta didik maka ia akan memilih jawaban benar (B), sebaliknya jika fakta yang disajikan salah menurut peseta didik maka ia akan memilih jawaban salah (S).
Contoh soal benar salah
- B — S Gaya adalah sesuatu yang mengubah kedudukan atau bentuk benda.
- B — S 25% dari 44 adalah kurang dari 12
- B — S UUD 1945 telah diamandemen sebanyak 4 kali
- B — S UUD 1945 tidak boleh dirubah substansinya.
Jenis Soal
Bentuk soal benar salah terdiri atas benar tidak benar, tepat tidak tepat, ya tidak, fakta atau pendapat, dan setuju tidak setuju. Berdasarkan jawaban peserta didik dan penskorannya maka soal benar salah adalah soar yang menuntut peserta didik untuk memilih satu jawaban yaitu B kalau benar dan S kalau salah
Penskoran
Penskoran soal benar salah sangat sederhana karena menggunakan penskoran dikotomi yaitu skor 1 kalau jawaban benar dan skor 0 kalau jawaban salah.
Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan soal benar salah adalah
- Mudah penyusunanya
- Mudah penskorannya
- banyak pokok bahasan, atau kompetensi dasar dan indikator yang dapat dicakup dalam soal karena peserta didik dapat merespon soal dalam jumlah banyak dengan waktu singkat.
Kelernahan soal benar salah adalah:
- Soal benar salah hanya dapat digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif.
- Tingginya peluang peserta didik untuk menebak jawaban benar karena pada soal benar salah peserta didik mempunyai peluang 50% untuk menjawab benar, sehingga skor tinggi belum tentu menggambarkan kemampuan tinggi.
- Guru kesulitan dalam menginterpretasi kemampuan peserta didik yang sebenarnya, sehingga sulit bagi guru untuk memutuskan apakah peserta didik sudah memiliki kemampuan yang sesuai dengan yang diukur dalam soak
Kaidah penulisan
Agar dapat menghasilkan soal benar salah yang relatif baik maka ada beberapa kaidah penulisan soal yang harus diikuti yaitu:
- Hindari penyataan yang sangat umum, seperti penggunaan kata selalu, umumnya, seringkali, kadang-kadang,tidak pernah, semua, dan tidak ada.
- Hindari pernyataan yang berlebihan, seperti penulisan soal yang berliku-liku, panjang lebar, atau soal cerita. Soal benar salah harus dirumuskan dengan singkat, jelas dan tegas.
- Hindari pernyataan negatif, sepeti bukan, tidak, kecuali, tak, dan lain sebagainya.
- Soal hendaknya tidak menjurus kejawaban tertentu, seperti kadang-kadang, pasti, selalu, dan tidak satupun.
- Jumlah soal yang benar sama sama dengan jumlah soal yang salah.
Apr 21, 2010 @ 22:17:16
tanks ats infox……….mga sukses bro….
Apr 21, 2010 @ 22:32:12
sm2……